Resensi Kumcer “Laki-laki Beraroma Rempah-rempah”

August 8, 2009 at 8:22 am | Posted in RESENSI KUMCER Aniters | Leave a comment
Tags: ,

buku Tina K

Judul: Laki-laki Beraroma Rempah-rempah
Penulis: Tina K
Penerbit: Kutubuku Sampurna, 2009

SINOPSIS: AKU yang masih lajang jatuh cinta pada Tjandra. Aku tak bisa bilang Tjandra ganteng, tapi dia manly sekali. Bukan macho dengan otot berbongkah-bongkah, tapi dia memberi kesan “laki-laki sejati.” Apalagi dengan parfum atau sabun beraroma rempah-rempah yang selalu samar tercium. Masalahnya, aku gendut dan kurang cantik. Maka ketika aku mulai bergaul dengan Tjandra, tanpa seorang pun tahu, aku mulai mengkonsumsi obat pelangsing. Kalau makan di restoran, kukatakan pada Tjandra bahwa aku sedang berusaha menjadi vegetarian sehingga aku hanya makan salad sayur atau buah. Kukunjungi juga dokter kulit langganan para artis dan menyumpahinya dalam hati setelah kulit wajahku tetap saja tak bisa sehalus pipi bayi meskipun sudah kutambahkan banyak rupiah ke dalam koceknya. Tapi ketika akhirnya Tjandra melamar, aku mendadak kehilangan percaya diri. Jadi bagaimana akhirnya? Haruskah kuterima atau kutolak saja lamaran Tjandra?

LAKI-LAKI BERAROMA REMPAH-REMPAH adalah buku kumpulan cerita pendek Tina K. Memuat 18 kisah dan cerita wanita lajang kota metropolitant. Tebal 262 halaman. Harga Rp. 40.000,- Bisa diperoleh di TB Gramedia di kota Anda. Khusus untuk anggota Asosiasi Anita mendapat harga diskon 10% dan tandatangan pengarang. Hub. Kurnia Effendi (kurnia_ef@yahoo.com) atau Tina K (magi_luna_00@yahoo.com).

Apa kata pembaca tentang Tina K?

Paling tidak ada dua hal yang mewarnai cerpen-cerpen Tina K. Pertama, bahasanya gesit, cergas-cerdas; sesuatu yang sudah tampak pada cerpen pertamanya di awal tahun 1981. Kedua, ia pandai memadukan bentuk dan isi sehingga pesan hadir wajar, tak disodokkan dan kita mendapat sesuatu tanpa merasa digurui. (Adek Alwi, pengarang buku “Suara Rimba”)

Tina K menjadi patron di masa awal proses kreatif saya sebagai penulis. Jalinan cerita yang inspiratif dengan gaya bahasa lembut namun tak mendayu, menjadikan karya-karyanya selalu menarik untuk dibaca ulang. Bahkan hingga saat ini. (Sanie B Kuncoro, penulis novel “Ma Yan”)

Kekuatan Tina K. terdapat pada peleburan narasi ke dalam percakapan. Dari sana, dengan sendirinya terlahir karakter para tokoh. Pertautan antardialog menunjukkan jalan cerita. Seluruhnya terjalin menjadi kisah yang lincah, menggelincirkan emosi pembaca. Itu sebabnya kita mudah sekali jatuh cinta atau terjun ke dalam patah hati yang dalam, saat membaca cerpen-cerpennya. Bagi saya, Tina K adalah “guru fiksi” yang tak merasa ilmunya saya curi. (Kurnia Effendi, penulis memoar “The Four Fingered Pianist”)

Leave a Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: